Blog

19 artikel





Tahapan untuk menjadi Web Programer

Publish : 16 Jan 2020 | Programming Web Development





Share this post :

fb-icon tw-icon pt-icon wa-icon


Untuk menjadi seorang Web Programing sudah pasti tidak instan, ada beberapa tahapan yang harus kita lalui terlebih dahulu, yaitu mempelajari beberapa code yang nantinya akan dikolaborasikan menjadi satu.

 

Apa dulu yang harus dipelajari ??

 

Pertanyaan seperti ini sering sekali timbul dalam pikiran orang yang ingin mulai mempelajari pemrograman website. Baiklah disini saya akan coba memberikan jawaban berdasarkan pengalaman pribadi saya.

 

  1. HTML

 

Yang pertama harus anda kuasai adalah HTML (Hypertext Markup Language), yaitu inti dari seluruh halaman web. Sangat mustahil untuk membuat website tanpa memiliki dasar pengetahuan tentang HTML. Untungnya, HTML juga sangat mudah dipelajari. Anda tidak perlu memiliki dasar programming atau pengetahuan tentang algoritma apapun. Karena HTML hanya berupa tag-tag (penanda-penanda) untuk aksi-aksi tertentu. Dan anda sudah seharusnya familiar dengan cara penggunaan web browser seperti Google ChromeMozilla Firefox dan lain-lain.

 

idrcorner.com telah menyiapkan tutorial Dasar-dasar HTML. Anda bisa mengikuti tutorialnya pada link berikut :  Tutorial HTML dari dasar.

 

  1. CSS

 

Jika anda sudah menguasai HTML (minimal dasar-dasar HTML), anda dapat lanjut pempelajari CSS (Cascading Style Sheet). Yaitu kita gunakan untuk memperindah tampilan website, atau untuk mendesain website kita agar menarik untuk dipandang.

 

Sama seperti HTML, CSS juga tidak membutuhkan pengetahuan apapun terkait programming. Baik CSS maupun HTML sebenarnya bukanlah sebuah ‘bahasa pemrograman’. Keduanya adalah bahasa struktur yang terdiri dari perintah-perintah sederhana (walaupun CSS mungkin ‘sedikit’ lebih rumit daripada HTML).

Tutorial Dasar CSS

 

  1. PHP

Berikutnya, setelah mempelajari HTML dan CSS, anda bisa lanjut ke PHP. Berbeda dengan HTML dan CSS, PHP adalah sebuah bahasa pemrograman komputer.

 

PHP digunakan untuk membuat ‘system’ dari sebuah website. Mulai dari mengatur alur logika, memproses hasil form HTML, hingga berkomunikasi dengan database seperti MySQL. Jika anda membuat sebuah website modern, 80% waktu akan anda habiskan membuat kode program PHP, terutama website kaya fitur seperti sistem informasi, ujian online, portal berita, dll.

 

Anda juga bisa mengikuti tutorial dasar-dasar PHP kami pada link berikut : Tutorial Dasar PHP

 

 

  1. MySQL

 

Ketika membuat website dengan PHP, kadang kita perlu untuk menyimpan data seperti pendaftaran user, laporan penjualan, hasil perhitungan, dll. Media penyimpanan ini dikenal dengan nama database.

 

Terdapat beragam aplikasi database yang bisa digunakan, saat ini aplikasi database yang paling populer untuk web programming adalah MySQL. Anda bisa mempelajari MySQL pada saat bersamaan dengan PHP atau fokus ke PHP, baru kemudian lanjut ke MySQL.

 

Jika anda mengikuti perkembangan terbaru web programming, sekarang juga muncul aplikasi database baru: MariaDB. MariaDB sebenarnya adalah ‘cloningan‘ dari MySQL. Seluruh perintah di MySQL tetap berjalan di MariaDB. Oleh karena itu anda tidak perlu khawatir untuk mulai belajar MySQL (walaupun nantinya akan menggunakan MariaDB).

 

 

  1. JavaScript / Animasi

 

Materi selanjutnya yang perlu dikuasai adalah JavaScript. Sama seperti PHP, JavaScript merupakan bahasa pemrograman murni.

 

JavaScript diperlukan untuk membuat halaman website yang interaktif, seperti apa yang terjadi ketika sebuah tombol di-klik, menampilkan pesan kesalahan jika salah mengisi form, membuat animasi hingga game online berbasis web.

 

Sebenarnya, anda bisa langsung mempelajari JavaScript setelah belajar HTML, tapi saya menyarankan untuk masuk ke JavaScript setelah paham PHP, terutama jika anda belum pernah mempelajari bahasa pemrograman komputer sebelumnya.

 

JavaScript menggunakan konsep pemrograman berbasis objek (Object Oriented Programming). Konsep OOP cukup sulit untuk pemula (terutama jika anda belum pernah belajar OOP). Walaupun begitu, dengan materi dan panduan yang sesuai, belajar JavaScript sangat menyenangkan. Fitur dan hasil akhir yang bisa didapat dengan JavaScript sangat menarik, seperti animasi, konten interaktif, dll.

 

Simak tutorial mengenai javaScript disini :  Tutorial JavaScript

 

 

Saat ini HTML sudah mencapai versi ke 5, salah satunya yang popular adalah CANVAS. Kegunaannya adalah untuk membuat animasi bahkan membuat game. Canvas HTML5 ini sangat Powerfull dan menarik. Untuk menggunakan Canvas ini kita masih menggunakan JavaScript untuk membuat animasinya.

 

Anda dapat mempelajari cara penggunaan Canvas dan JavaScript ini bersama idrcorner.com pada link berikut : Tutorial Canvas dan JavaScript

 

 

Itulah tahapan-tahapan untuk menjadi seorang website programmer. Setelah mempelajari HTML, CSS, PHP, MySQL dan JavaScript, anda tidak harus langsung berhenti disini. Karena perkembangan dunia website ini sangat cepat. Untuk lebih memantapkan lagi Skill anda, saya juga menyarankan anda mempelajari hal-hal yang lain seperti :

 

       1. JQuery

JQuery adalah pustaka dari JavaScript yang didesain untuk menyederhanakan client-side scripting pada HTML.  Sintaks pada jQuery didesain untuk memudahkan dalam navigasi sebuah dokumen, pemilihan elemen DOM, pembuatan animasi, penanganan event, dan pengembangan aplikasi berbasis Ajax. jQuery juga menyediakan kemampuan bagi para pengembang untuk dapat membuat plug-in pada pustaka JavaScript ini. Ini memungkinan mereka untuk membuat abstraksi pada interaksi dan animasi tingkat-rendah, efek lanjutan, serta tampilan widget yang dapat dimodifikasi. Pendekatan modular pada jQuery memungkinkan kita dalam pembuatan halaman Web yang dinamis dan aplikasi berbasis Web yang menarik.

Ikuti tutorial jQuery : Tutorial jQuery

 

  1. Bootstrap

Bootstrap bahasa sederhananya adalah suatu file css yang sudah siap pakai, yang dapat mempercepat pekerjaan seorang pengembang website ataupun pendesain halaman website. Twitter Bootstrap dibangun dengan teknologi HTML dan CSS yang dapat membuat layout halaman website, tabel, tombol, form, navigasi, dan komponen lainnya dalam sebuah website hanya dengan memanggil fungsi CSS (class) dalam berkas HTML yang telah didefinisikan. Selain itu juga terdapat komponen-komponen lainnya yang dibangun menggunakan JavaScript.

Namun sebelum mempelajari Bootstrap saya menyarankan anda telah menguasai CSS terlebih dahulu.

 

Ikuti tutorial Bootstrap disini : Tutorial Bootstrap

 

  1. Framework PHP

Framework secara sederhana dapat diartikan kumpulan dari fungsi-fungsi/prosedur-prosedur dan class-class untuk tujuan tertentu yang sudah siap digunakan sehingga bisa lebih mempermudah dan mempercepat pekerjaan seorang programer, tanpa harus membuat fungsi atau class dari awal.

 

Ada beberapa jenis framework yang tersedia, dan sering digunakan orang, untuk penjelasan lebih lanjut mengenai framework anda dapat membaca artikel saya mengenai Framework PHP.

 

Dan idrcorner.com telah membuat tutorial framework yaitu CodeIgniter dan Laravel. Anda dapat mengikutinya disini :

 

 

  1. Framework JavaScript

 

Framework JavaScript menggunakan metode MVC yang membuat source code aplikasi kita menjadi bersih dan mudah di kembangkan. Sampai saat ini Framework javascript semakin berkembang seperti React, Angular, Vue, Node.js dan masih banyak lagi.

Anda bisa mengikuti turotial React idrcorner pada ling berikut : React, React & Redux

 

 

OK, itulah beberapa tambahan-tambahan  yang saya rekomendasikan untuk anda pelajari, sehingga skill Pemrograman Website anda menjadi lebih baik. Dan tentu saja kita harus tetap update terhadap perkembangan dunia website agar tidak ketinggalan informasi terbaru.  

 

Sekian, dan selamat mempelajari pemrograman website.


Share this post :

fb-icon tw-icon pt-icon wa-icon